Yang tersisa dari situs Kraton Kartosuro ini hanyalah sebuah tembok yang membentang dari utara ke selatan. Benteng ini terdiri dari susunan batu bata dengan ketebalan sekitar 1,5-1,7 meter. Sesungguhnya luas pagar bagian dalam (Baluwarti) adalah 2,5 hektar sedangkan luas pagar bagian luar sekitar 12 hektar. Dari keseluruhan area Baluwarti, area seluas 2 hektar merupakan makam.
Kita sudah tidak bisa lagi menjumpai kedaton dari Keraton Kartosuro ini. Lokasi kedaton tersebut kini sudah menjadi area pemakaman.
Di tempat ini dimakamkan bangsawan Kraton Kasunanan Surakarta diantaranya Mas Ngabei Sukorejo, BRAY. Sedah Mirah yang merupakan selir dari Sunan Paku Buwana IX serta KPH Adinegoro. Sedangkan bekas Kedaton Kraton Kartosuro dulu ditandai dengan dua buah batu besar di bawah pohon beringin di area pemakaman tersebut.
Kartosuro adalah sebuah kota Kecamatan yang letaknya dekat dengan kota Solo atau Surakarta. Tepatnya di Desa Krapyak, Kecamatan Kartosuro Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Dulu, sebelum Kraton Kartosuro ini dibangun, tempat ini merupakan sebuah hutan yang dikenal dengan nama Hutan Wanakerta.
Di area petilasan Kraton KArtosuro ini juga bisa dijumpai sebuah gundukan tanah yang dikenal sebagai Gunung kunci. DI sini juga ada bekas kolam segaran yang kini telah menjadi lapangan. Ada juga masjid yang dibangun oleh Sunan Paku Buwono II yang memerintah pada tahun 1792-1810.
0 comments:
Posting Komentar