Yang namanya nyiapin sarapan itu suka bikin emak mati ide. Ini karena sarapan harus mengandung banyak gizi tapi harus cepat masaknya. Menu standar sarapan adalah nasi goreng dengan aneka variasi. Seperti nasi goreng telur dadar, nasi goreng telur ceplok, nasi goreng ayam suwir atau irisan baso dll.
Kalau bukan nasi goreng maka andalan si emak ini adalah nasi putih plus lauk siap saji seperti Nugget. Jadi yang namanya di kulkas itu selalu tersedia olahan siap masak So Good. Nah yang namanya So Good siap masak ini cukup dengan menggoreng kemudian siap disajikan.
Olahan So Good siap masak ini ada beragam seperti Nugget premium, Nugget dengan aneka bentuk (binatang, abjad, Dino) yang bikin anak - anak pasti suka. Ada juga sosis, baso juga ayam.
Tapi kadang bosan juga ya kalau So Good siap masak ini cuma disajikan dengan digoreng aja. Nah kadang aku menyajikannya dengan aneka saus seperti saya asam manis atau saus jeruk. Untuk resep So Good Saus jeruk bisa dilihat di sini ya.
Nah kalau kali ini aku mau menyiapkan sarapan yang cepat tapi bergizi. Namanya sandwich Nugget Mayonaise. Sajian ini dibuat karena biasanya kalau pagi anakku lebih suka sarapan roti dari pada nasi. Ini karena roti bisa dibawa dan dimakan di jalan kalau lagi buru-buru.
Kali ini sandwich yang aku buat diberi tambahan irisan tomat dan mayonaise. Tapi kalau aku buatnya untuk camilan di sore hari, biasanya ditambahkan irisan paprika dan saus sambal juga. Berhubung ini untuk sarapan pagi jadi gak pakai yang pedas biar gak sakit perut.
Untuk bahannya yang harus disiapkan adalah roti tawar, nugget yang sudah digoreng kemudian diiris iris juga irisan tomat. Buat olesannya diperlukan mayonaise.
Cara membuatnya gampang banget. Nugget tinggal di goreng kemudian ddipotong--potong.
Olesi roti tawar dengan mayonaise pada salah satu sisinya.
Yang namanya sahur itu seringkali mati ide untuk menyiapkan menunya. Pertama selera makan saat sahur tidak sebaik pada saat buka puasa. Waktu yang ada untuk menyiapkan makan sahur seringkali cukup pendek karena efek bangunnya si mama ini juga telat.
Nah dengan dua alasan inilah maka si mama ini harus pandai-pandai menyiasati menu sahur agar tetap menggugah selera namun bisa dimasak dengan cepat. Untunglah varian dari So Good siap masak lumayan beragam. Jadilah si mama yang males tapi cerdas ini gak perlu repot-repot lagi mikirin mau masak apa sahur nanti.
Pengen tau apa andalan si mama pemalas tapi ngaku cerdas ini?
Andalannya adalah saus jeruk. Jadi sekali buat saus jeruk ini banyak sekalian. Kadang sampai 5 resep sekalian. Nah kalau sudah matang, dimasukkan ke dalam wadah kemudian disimpan di kulkas. Nanti kalau mau pakai barulah diambil secukupnya dan dipanaskan. Pemakaiannya bisa dicampur atau bisa juga ditambahkan sebagai saus diatas masakan.
Nasi plus nugget goreng saus jeruk
Saus jeruk ini sangat cocok untuk jadi andalan menu sahur karena rasanya yang agak asam jadi menggugah selera makan. Apalagi kalau sausnya pakai yang sambal, rasa pedasnya bisa membuat mata yang masih 5 watt bisa melek sepenuhnya.
Biasanya saus jeruk ini akan aku campur dengan nugget yang digoreng. Atau bisa juga chicken wings maupun chicken cut yang juga digoreng. Kalau gak mau dicampur bisa juga disiram di atasnya. Selain itu bisa banget lho jadikan saus untuk sosis bakar.
Ini resep saus jeruk
Nah kalau mau tahu apa saja sih bahan yang diperlukan untuk membuat satu resep, berikut ini adalah bahan yang diperlukan:
1 buah Jeruk Sunkist atau jeruk baby diperas dan diambil airnya.
3 sdm saus sambal atau saus tomat buat yang gak suka pedas.
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt garam
1 sdm minyak wijen
1 sdm kecap ikan
*Note : kalau mau buat yang banyak bisa sekaligus bikin dua atau tiga resep dan disimpan di kulkas.
Untuk membuatnya jelas gampang banget. Campur jadi satu semua bahan kemudian masak sampai mengental. Kalau suka bisa banget lho ditambahkan parutan kulit jeruk ke dalamnya. Jadi aroma jeruknya akan semakin kuat.
Angkat dan biarkan dingin sejenak. Kalau mau disimpan bisa dituang ke wadah dan dimasukkan ke kulkas.
Tapi kalau mau dicampurkan ke So Good siap masak setelah mengental bisa langsung dimasukkan atau disiramkan. Jadi masaknya setelah menggoreng nugget.
Nugget saus jeruk
Bosen banget kan pastinya kalau makan nugget cuma digoreng gitu aja. Nah kali ini habis digoreng nuggetnya dicampur sama saus jeruk. Jadi pas dimakan rasanya asem pedes dan segar.
Goreng nugget hingga kecoklatan dan bagian luarnya renyah. Angkat dan tiriskan.
Masukkan Nugget yang sudah digoreng ke dalam saus jeruk.
Aduk Nugget dan saus jeruk hingga rata.
Angkat dan sajikan
Nugget So Good ada banyak macamnya. Ada yang original dan ada juga yang rasa garlic (bawang). Buat yang suka pedas tersedia juga rasa hot & spicy.
Kalau buat anak-anak, ada juga nih Nugget So Good dengan bentuk Dinobites, donuts, jets, animal ( macam-macam binatang), Veggie ( bentuk sayuran) dan alphabet (bentuk aneka huruf). Selain Nugget ayam ada juga lho nugget ikan So Good.
Sosis Bakar Saus Jeruk
Kali ini sosisnya dibakar dengan bumbu saus jeruk. Buat yang suka bisa ditambahkan dengan mayonaise sebagai toppingnya.
Panaskan saus jeruk dan tambahkan satu sendok makan margarin.
Masukkan sosis So Good
Bakar sosis hingga matang.
Angkat dan sajikan
Bila suka, diatasnya bisa ditambahkan topping mayonaise.
Sosis So Good juga banyak pilihannya. Jadi kita gak perlu bingung lagi untuk menyiapkan menu. Yang aku pakai kali ini adalah sosis ayam. Tapi ada juga sosis sapi.
Untuk yang premium juga lebih lengkap lagi. Ada rasa original, garlic, honey, hot & spicy, dan smoke bratwust.
Selain sosis dan Nugget, So Good selalu jadi pilihan mama malas tapi cerdas seperti ku. Ini karena :
So Good siap masak variannya sangat banyak, ada Nugget, sosis, baso dan dimsum.
So good gak cuma ayam, ada juga sapi dan ikan.
Dengan so Good siap masak mama malas tapi cerdas ini bisa jadi koki hebat yang bisa masak dengan cepat.
Harga so good siap masak gak mahal jadi bisa buat masakan lezat buat keluarga tapi hemat.
Karena so good siap masak uang belanja bulanan seringkali tersisa jadi bisa ditabung untuk beli kulkas baru yang lebih besar biar bisa lebih banyak lagi nyetok so good di rumah.
Nah itu tadi resep andalan ala mama malas yang ngaku cerdas. Gampang banget kan?
Lebaran sebentar lagi. Tapi ada banyak lho ibu-ibu yang masih sibuk dengan urusan ini itu di Jakarta. Biasanya juga kalau menjelang lebaran itu pasar tradisional banyak yang penuh. Tapi kalau mau belanja ke hipermarket atau supermarket suka males karena macet dan seringkali menghabiskan waktu.
Nah sekarang aku mau berbagi resep andalan yang jadi favorit keluarga di hari raya. Resep ini cara masaknya mudah dan cepat. Selain itu bahan-bahan yang digunakan juga mudah didapat di supermarket atau hipermarket. Kalau males ke supermarket bahannya bisa dibeli dengan aplikasi happy fresh.
Namanya Kwetiaw Siram Sayuran. Resep ini sengaja memakai banyak sayuran karena biasanya kalau lebaran itu suka banyak makanan bersantan. Jadi kalau ada masakan yang seger gini akan meningkatkan kembali nafsu makan.
Bahan :
Kwetiaw kering 1 bungkus (250 gram)
1 buah brocoli (100 gram), dipotong kecil-kecil.
1 ikat kailan dipotong--potong.
Jamur kancing 1 bungkus (50 gram) dibelah dua.
Daging sapi diiris tipis-tipis 100 gram
Margarin untuk menumis 2 sdm
Bawang bombai 1 buah dicincang halus.
Bawang putih 4 siung dicincang halus.
Air kaldu 100 ml
Saus tiram 2 sdm
Kecap manis 1 sdm
Kecap asin 1 sdt
Kecap ikan 1 sdt
Minyak wijen 1 sdm
Garam 1 sdt
Lada bubuk 1 sdt
Cara Membuat
Rebus kwetiaw hingga lunak. Tiriskan dan sisihkan.
Panaskan margarin, tambahkan bawang bombai dan bawang putih, tumis hingga harum. Tambahkan irisan daging.
Masukkan kailan, jamur kancing dan brocoli. Aduk sebentar.
Tambahkan air kaldu, saus tiram, kecap manis, kecap asin, minyak wijen, garam dan lada. Aduk hingga rata dan maakm hingga saus mengental.
Letakkan kwetiaw pada piring dan siram dengan saus. Siap dihidangkan.
Tentang Happy Fresh
Di kota seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Bogor, kemacetan bisa jadi kendala utama bagi para ibu yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari. Apalagi kalau ibu bekerja. Yang bisa saja tiba-tiba ditelpon oleh pembantu atau baby sitter di rumah cuma sekedar untuk bilang, “Bu, susu habis!” Padahal kita sedang bekerja dan tidak mungkin meninggalkan pekerjaan untuk belanja saat itu juga.
Perlu diketahui ya, belanja di supermarket itu ternyata banyak menyita waktu. Bahkan bisa hampir 2 jam bahkan lebih. Mulai dari kemacetan di jalan pulang pergi , terus cari parkir yang bisa saja kita mendapatkan tempat parkir yang paling jauh dari pintu masuk supermarket. Ditambah lagi waktu untuk mencari barang belanjaan, antri bayar di kasir. Setelah itu ambil mobil untuk pulangnya.
Padahal, waktu 2 jam itu bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih efektif seperti olah raga, membaca, istirahat, bermain bersama dengan anak, memasak. Lebih berbahaya lagi kalau kita sudah “lapar mata”. Dan bisa kalap beli apa saja di luar daftar belanja. Itu kalau kita bikin daftar belanja. Sayangnya sebagian besar dari kita jarang yang bikin daftar belanja ( termasuk aku juga). Jadi jangan salahkan dompet kalau akhirnya menipis atau bahkan kosong setelah pulang ke rumah.
Nah untuk menghemat waktu, tenaga dan uang tentunya, sekarang ini kita bisa banget belanja secara online. Yaitu dengan aplikasi “Happy Fresh”. Aplikasi ini pertama kali diluncurkan pada Maret 2015, dengan mitra kerja 3 saja.
Kita hanya tinggal download aplikasi “Happy Fresh “ bagi pengguna Android dan IOS . Bisa juga di komputer via google store atau Google Play. Setelah memiliki aplikasinya, maka kita tinggal sign up.
Pilih supermarket yang terdekat dengan rumah kita. Setelah itu tinggal memilih barang yang ingin dibeli. Masukkan dalam keranjang belanja dan pilih waktu pengiriman. Kalau order sekarang bisa kok untuk pengiriman 10 hari ke depan. Pilihan untuk pengiriman jam berapa juga bisa. Jadi kita bisa pilih waktu tepat untuk menerima barang. Jangan sampai barang datang tapi tidak ada orang di rumah. Nah kalau sudah, kita akan diminta untuk memilih metode pembayaran, secara tunai atau kartu kredit.
Jangan khawatir soal kualitas barang belanjaan yang kita beli. Mitra kerja Happy Fresh adalah supermarket yang sudah sangat terkenal dengan barang-barangnya yang segar dan berkualitas baik seperti SuperIndo, TransMart, LottteMart, Red & Wine, Stevan. Bagaimana jika barang yang dibeli, misalnya kentang beku ternyata hancur? Tidak perlu khwatir, karena “Personal Shopper” yang mencari kebutuhan kita itu sudah dilatih dengan training selama 2 minggu dan selalu jadi asisten sebelum terjun ke lapangan. Jadi mereka itu sudah punya pengetahuan tentang kualitas semua barang-barang di supermarket. Jika kita ngga puas juga dengan kualitas barang yang dibeli, dapat dikembalikan tanpa bayar. Tapi ngga bisa ditukar ya.
Jadi kalau boleh aku simpulkan, keunggulan dari “Happy Fresh” adalah sebagai berikut:
Bisa menentukan kapan waktu Delivery Order yang diinginkan.
Tidak kena macet , ini karena aplikasi Happy Fresh bisa di setting dengan menentukan lokasi toko yang terdekat dengan lokasi pengantaran barang. Sehingga waktu pengantaran juga lebih cepat.
Kualitas barang yang bagus , bahan makanan sehat dan segar karena dipilihkan oleh asisten belanja.
Shopping list yang mudah , ada fitur passed order yang artinya jika ada barang yang akan dibeli itu pernah dibeli sebelumnya, maka kita tinggal pilih My pass order, dan jangan lupa menambahkan berapa item (jumlahnya)
Diskon khusus dari Happy fresh untuk barang special akan diberitahukan dalam newsletter yang dikirimkan lewat email. Jadi kita gak akan ketinggalan diskon.
Peringatan ! Jangan pernah nyoba resep ini kalau kalian gak mau hemat waktu. Ini karena dengan sekali dibumbui ayamnya bisa dimasak berkali-kali kapanpun kita mau. Jadi resep ini cocok buat stock lauk di kulkas. Resep ini nantinya akan bikin anak-anak kamu ketagihan. (Sudah terbukti pada anakku).
Sumpah! Tadinya gak niat banget masak resep Ayam Skippy ini, tapi berhubung ada temen yang datang ke rumah dan akhirnya jadi wawancara berkedok ngobrol, maka terciptalah resep kepepet ala-ala ini. Di awali dengan melihat aku pulang pasar dengan membawa dua kantong belanjaan, maka ngikutlah si teman yang juga tetangga sebelah rumah ini.
Temen : Tumben ke pasar
Lha seminggu sekali pasti aku ke pasar kali. Emangnya mau makan apa kalau gak ke pasar. Lebih hemat masak sendiri daripada beli masakan mateng.
Temen : Bukannya kalau beli masakan mateng itu lebih praktis?
Masak juga bisa kok praktis. Nih ya aku belanja seminggu sekali terus di cuci semua , masukkin ke kulkas. Jadi kapanpun mau masak tinggal ambil dan langsung masak. Gak perlu repot nyiangin lagi.
Temen : Kalau beli masakan mateng kan bisa ada banyak waktu buat "me time"
Masak yang praktis-praktis aja. Jadi masih punya banyak waktu. Hidup itu harus dinikmati. Jangan dihabiskan buat hal-hal yang bisa dilakukan dengan mudah tapi malah jadi mempersulit diri sendiri.
Temen : Jadi ngomong-ngomong itu kenapa beli ayamnya banyak banget. Mahal pasti ya.
Gak mahal juga. Ini sengaja beli sayap ayam. Harganya cuma Rp 2.500 sepotong. Ini juga bisa aku potong-potong jadi 2-3 bagian. Ini tadi di pasar beli 12 potong sayap ayam harganya Rp 30.000 tapi karna langganan jadi cuma dihitung Rp 25.000 aja. Murah kan.
Nanti ayamnya dimarinasi dulu pakai bumbu-bumbu. Terus disimpan di kulkas. Masaknya bisa kapan saja. Jadi bisa buat stock lauk. Kalau mau makan baru deh dimasak.
Temen : Terus sekarang ayamnya mau dimasak apa?
Masak yang gampang aja. Kebetulan aku punya Skippy sama saus sambal, ada kecap juga. Jadi aku mau marinasi dulu ayamnya sama bawang merah & bawang putih yang sudah dihaluskan sama garam juga. Terus tinggal tambah Skippy dan saus sambel. Diaduk terus diamkan dulu sebentar. Ini namanya di-marinasi.
Temen : Apa itu Skippy? Halal gak?
Skippy itu selai kacang. Ada yang halus namanya creamy dan ada yang agak kasar juga, namanya Chunky.
Kalau dari sumber wikipedia.com yang pernah aku baca, Skippy ini resep awalnya ditemukan oleh Josep L. Rosefield. Nah kalau sekarang ini Skippy diproduksi oleh Hormel Foods yang pada tahun 2013 membeli merk dari Unilever. Ketersediaan Skippy di Indonesia ini karena diimpor oleh PT.Sukanda Djaya yang merupakan salah satu perusahaan importir makanan nasional yang besar. Skippy ini Alhamdulillah sudah ada label halal MUI jadi jelas halal dong.
Temen : oh aku tahu. Skippy itu selai kacang yang suka buat makan roti itu kan? Emang enak buat masak?
Iya bener Skippy itu selai kacang. Paling sering buat teman sarapan makan roti. Nah kalau buat olesan roti ini ada juga Skippy yang rasa Coklat, Strawberry dan Anggur. Tapi kalau mau yang rasa asli kacang ya bisa aja pakai Skippy yang Creamy atau Chunky ini. Selain untuk olesan roti, Skippy juga bisa banget dibuat minuman juga kue kering.
Temen : Emang gak takut gemuk dan jerawatan ya makan selai kacang gitu?
Ya gak lah. Yang namanya jerawat itu gak disebabkan sama kacang. Itu cuma mitos aja. Jerawat itu karena kita gak rajin bersihin muka. Jadi banyak debu dan kotoran yang menumpuk di wajah dan jadilah jerawat.
Kalau soal gemuk, nasi justru lebih berpotensi bikin kita gemuk daripada kacang. Lagian ini kan makannya gak juga sekilo sekaligus. Sedikit aja, alias secukupnya. Semua yang gak berlebihan itu akan jadi manfaat. Tapi kalau yang berlebihan itu nanti yang akan jadi mudharat.
Temen : Jadi kalau sekarang sudah bisa dilanjutkan belum masak ayamnya?
Sudah. Sekarang aku mau masak ayam balur Skippy.
Ayam Balur Skippy
Bahan :
12 Sayap ayam yang sudah dipotong-potong menjadi 2 bagian
2 sdm skippy creamy
4 siung bawang merah, dihaluskan
5 siung bawang putih, dihaluskan
1 sdt lada bubuk
1 sdm saus cabe
200 gram tepung terigu
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Saus
1 sdm skippy creamy
2 sdm saus cabe
1 sdm saus tiram
Garam secukupnya
100 ml air
1 sdm margarin
Cara membuat :
Campurkan skippy creamy, saus cabe, lada bubuk, garam, bawang putih, bawang merah dan potongan ayam.
Aduk hingga rata dan diamkan minimal 1 jam agar bumbu meresap.
Tambahkan tepung terigu pada ayam. Aduk hingga terigu menempel pada ayam.
Panaskan minyak, goreng ayam hingga kecoklatan dengan api kecil.
Angkat ayam dan sisihkan.
Buat saus : panaskan margarin hingga meleleh, tambahkan skippy creamy, saus tiram juga saus cabe. Tuangkan air, aduk hingga mengental.
Masukkan ayam yang sudah digoreng, aduk hingga rata.
Angkat dan sajikan.
Kalau mau tahu cara masaknya bisa lihat di video ini ya
Teman : kayaknya enak nih. Tapi kalau digoreng gini bisa jadi nambah kolesterol.
Kalau gak mau digoreng, dari ayam yang sudah dimarinasi tadi bisa kok dipanggang atau dibakar. Tinggal nambahin kecap aja kalau suka. Nanti dimakan sama saus skippy.
Ayam bakar saus Skippy
Bahan :
Ayam yang sudah dimarinasi (lihat resep di Ayam Balur Skippy)
Kecap manis secukupnya
Saus Skippy
2 sdm Skippy creamy
1 sdm kecap manis
50 ml air.
Cara membuat :
Tambahkan kecap manis pada ayam yang sudah dimarinasi. Aduk hingga rata.
Panaskan pan dan bakar ayam dengan api kecil.
Buat saus: campur semua bahan saus Skippy sampai rata.
Jika ayam sudah kecoklatan angkat dan sajikan bersama saus Skippy.
Kalau mau tahu gimana cara bikinnya bisa dilihat di video berikut ini ya
Teman : Enak juga ya satu langkah bisa jadi dua menu masakan. Tapi ngomong-ngomong kenapa sih kamu suka Skippy? Kan harganya mahal.
Gak mahal juga kali, setoples kecil gini ukuran 350 gram harganya cuma Rp 24 ribuan kok di mini market. Dan ini bisa untuk beberapa kali masak, jadi tetep irit kan.
Dan Skippy creamy ini padet banget jadi walaupun pakainya cuma sesendok makan, tapi sudah bisa bikin masakan jadi kental. Coba deh bandingkan dengan saus kacang yang kacangnya hasil kita nguleg sendiri. Dengan kacang 200 gram 'yang digoreng terus diuleg hasil kekentalan sausnya sama dengan satu sdm skippy creamy.
Selain itu Skippy creamy ini bikin gurih pada masakan. Jadi dengan satu sendok makan saja masakan sudah enak.
Skippy creamy ini praktis dan bisa langsung digunakan. Ogah banget kali ya aku disuruh nguleg kacang sekilo dan dibayar Rp 24 ribu atau seharga Skippy creamy setoples kecil ini.
Skippy peanut butter banyak varian nya jadi bisa buat bikin camilan atau minuman juga.
Akhir cerita, temanku mencoba ayam Balur Skippy. Dia bilang, "ini kok kaya yang di restoran Korea itu sayap ayamnya. Cuma yang ini lebih terasa selera Indonesianya karena pakai bumbu pasta khas Indonesia yaitu kacang."
Entahlah dia ini doyan atau laper. Yang jelas saus ayam balur skippy yang masih tersisa dipiring juga dia ambil pakai jari. Sayangnya piring yang sudah licin itu gak sempat difoto karena dengan sadar diri gak mau merepotkan tuan rumah piring itu langsung dibawa ke belakang dan dicuci.
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.
Lama gak di rumah, pas sekarang ada di rumah jadinya kangen masak. Tapi habis pergi pasti dong pengennya masak yang praktis aja. Udah gitu kalo yang namanya habis traveling itu isi dompet suka agak mepet. Jadi sekarang masaknya yang murah meriah aja.
Tadi pagi nyempetin ke pasar. Bawa uang Rp 50.000. Sampai di pasar mampir ke tukang ikan beli cumi 1/4 kg = Rp @15.000. terus beli ayam 1 ekor Rp 30.000. Sisa Rp 5.000 akhirnya beli jamur tiram dapat 1/4 kg.
Sampai rumah cumi dibersihkan dan ayam juga. Habis itu ayamnya di marinasi terus di taruh freezer. Entah kapan mau masak keduanya. Yang jelas jamur tiram harus segera dimasak.
Karena perut juga sudah lapar jadilah tumis yang jadi pilihan. Tinggal ambil bawang merah dan bawang putih sama cabe rawit. Habis itu diulek sama sedikit garam. Dan jadilah tumis jamur tiram yang super duper cepat ini.
Bahan :
250 gram jamur tiram
5 siung bawang merah
5 siung bawang putih
7 buah cabe rawit
1 lembar daun bawang dipotong potong
1/2 sdt garam
2 sdm minyak untuk menumis
1 sdt minyak ikan
1/2 sdt kecap asin
1 sdt kecap manis
1 sdt saus tiram
Cara membuat
1. Suwir-suwir jamur tiram.
2. Haluskan bawang merah, bawang putih dan cabai rawit hingga halus.
3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
4. Masukkan jamur tiram.
5. Tambahkan saus tiram, minyak ikan, kecap asin, kecap manis.
6. Tumis sebentar hingga jamur matang.
7. Angkat dan sajikan. Taburi atasnya dengan irisan daun bawang.
Saat menonton film drama Jepang, saya melihat tokoh utamanya sedang mengolah gurita untuk dijadikan takoyaki. Saya yang mudah lapar ini pun berpikir, apakah saya bisa membuatnya sendiri di rumah?
Sesuai namanya, takoyaki memiliki isi tako atau gurita yang dimatangkan dalam olahan tepung. Bentuknya bulat seperti poffertjes dengan saus takoyaki dan taburan katsuobushi. Duh, menulisnya saja saya sudah lapar, apalagi jika takoyaki tersebut ada di depan mata saya.
Maka kegiatan browsing pun saya lakukan demi takoyaki. Tak lama saya pun bertemu dengan beberapa resep yang menurut saya mudah. Lalu resep-resep ini saya kombinasikan sesuai feeling. Lahirlah sebuah resep takoyaki ala saya. Ya, tidak jauh berbeda dengan kedai takoyaki di Jepang, kok. Kuncinya, pilih gurita yang segar, ya!
Bahan:
2 buah kuning telur
1 buah putih telur
420 ml kaldu ikan
210 gram tepung terigu protein sedang
1/2 sendok teh baking powder
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan minyak untuk mengoles
Bahan Isi (aduk Rata):
130 gram gurita, rebus, potong kotak 1 cm
20 gram kol, iris tipis
15 gram daun bawang, iris halus
1 cm jahe, cincang halus
1/4 sendok teh garam
Pelengkap:
100 gram saus takoyaki
100 gram mayonnaise
5 gram katsuobushi
Cara Membuat:
1.Kocok lepas telur. Tambahkan kaldu sedikit-sedikit sambil diaduk rata.
2.Tuang ke atas campuran tepung terigu, baking powder, dan garam sedikit-sedikit sambil diaduk rata.
3.Panaskan cetakan poffertjes. Oleskan minyak.
4.Tuang adonan ke dalam cetakan hingga penuh. Biarkan hingga bagian bawah dan pinggir takoyaki berkulit.
5.Tusuk dengan tusuk sate. Balik setengah bagian. Tambahkan isi.
6.Tuang adonan lagi.
7.Bolak-balik sampai membentuk bola dan matang.
8.Sajikan takoyaki bersama pelengkap.
Hidangan takoyaki ini saya nikmati sambil menonton film drama Jepang favorit di TV kesayangan. Ya, walaupun TV murah, kualitasnya tetap nomer satu. Jika Anda mau seperti saya, dapatkan TV murah di sini, ya. Selamat menikmati!
Beberapa hari yang lalu berhasil membuat jamur goreng dengan cara yang berbeda. Kenapa aku bilang berbeda karena biasanya jamurnya itu jadi keras. Mungkin kebanyakan tepung kali ya. Enak sih, tapi kadang gigiku agak ngilu kalau makannya kebanyakan.
Jadi kalau sebelumnya aku selalu menggunakan telur sebagai bahan pelekatnya. Selain itu jamurnya juga setelah di cuci aku peres biar airnya keluar semua. Setelah itu dicampur sama bumbu dan telur baru kemudian ditambahkan terigu.
Nah kalau sekarang ini, gak pakai acara jamurnya diperes lagi. Jadi jamur yang sudah dicuci terus di suwir-suwir. Habis itu bikin adonan pencelupnya. Setelah jamur dimasukkan ke adonan pencelup baru deh digulingkan ke tepung. Hasilnya jamur tteap empuk di dalam dan renyah di luar. Dan pas makan juga gak bikin gigi ngilu kalau kebanyakan.
Mau mencoba? Ini resepnya ya
Bahan :
250 gram jamur tiram
5 siung bawang putih dihaluskan
1 sdt lada bubuk
1 sdt garam
500 gram tepung terigu
100 cc air untuk membuat adonan pencelup
Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara Membuat :
Cuci jamur pada air mengalir hingga bersih. Suwir-suwir jamur menjadi 2-3 bagian. Sisihkan.
Buat adonan pencelup : campur jadi satu garam, lada bubuk, bawang putih dan air. Tambahkan 5 sdm tepung terigu aduk hingga semua tercampur rata.
Masukkan suwiran jamur ke dalam adonan pencelup. kemudian gulingkan pada tepung terigu.
Panaskan minyak dan goreng jamur hingga berwarna kecoklatan.
Hari ini tiba-tiba pengen banget yang namanya mie goreng Jawa. Mungkin karena lagi kangen pengen ke Solo juga kali ya. Jadinya langsung ikutan kangen makan kuliner Solo.
Dulu waktu masih tinggal di Solo suka banget beli mie goreng yang dijual sama tukang Mie yang mangkal di pertigaan dekat rumah. Namanya Pak Min. Sayangnya memang sekarang Mie Pak Min sudah gak ada lagi. Yang dijual di sana ada nasi goreng , mie goreng dan juga mie rebus. Nah kalau mie rebus ini ada dua pilihan dengan banyak kuah dan sedikit kuah atau bahkan hampir gak ada. Namanya Mie nyemek.
Yang bikin enak dari Mie Goreng Jowo ini mungkin adalah cara masaknya yang menggunakan tungku tanah alias anglo dengan bara api dari areng. Tapi kalau sekarang aku mau bikin mie goreng jowo yang simple aja ya, cukup pakai kompor gas saja.
Mie yang aku pakai aadalah mie telor yang beli di pasar. Biasanya satu bungkus ada tiga lempeng mie kering. Sebelum dimasak aku akan merebus mie dengan air mendidih. Yang enak itu masukin mie nya pas air sudah benar-benar mendidih. JAdi mie nya akan mateng dengan sempurna. Kalau masukin mienya sebelum air mendidih biasanya mie nya akan over cook atau kalau dalam bahasa Jawanya Lodho.
Supaya lebih enak biasanya aku juga menggunakan air kaldu udang. Jadi kalau pas ke apsar beli udang, maka kulit dan kepalanya akan aku rebus terlebih dahulu hingga airnya tinggal separuhnya. Nah kalau sudah dingin aku bugkus pakai plastik es batu. Terus disimpan di dalam freezer. Jadi kaldu udang ini siap dipakai sewaktu-waktu jika aku membutuhkan.
Bahan :
1 bungkus mie telor di rebus hingga matang, tiriskan
Air kaldu 50 ,ml.
2 butir telur di orak-arik
2 sdm margarin untuk menumis bumbu.
3 batang sawi di potong-potong
1/8 bagian kol diiris-iris
3 sdm kecap manis
Bumbu Halus
5 siung bawang putih
4 siung bawang merah
5 butir lada putih
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
Cara Membuat
Panaskan margarin dan tumis bumbu halus hingga harum
Tambahkan kecap manis dan air kaldu udang .
Masukkan kol , sawi , telur dan mie
Aduk hingga rata dan masak hingga matang
Angkat dan sajikan.
*Note : Jika suka isiannya bisa ditambahkan dengan baso, suwiran ayam, irisan cumi atau juga udang.
Sebenernya sudah berkali kali aku masak cumi asam manis ini. Tapi memang baru sekarang sempat posting di sini. Iyalah berkali kali masaknya (tapi gak tiap hari) karena menu yang satu ini sangat praktis dan cepat banget masak nya.
Tinggal diirisin bumbu, terus cuminya diiris juga , dimasak sebentar jadi deh. Cumi memang harusnya dimasak cepat karena kalau dimasak lama jadinya kaya sendal jepit, keras pas di makan.
Jadi kalau pas buru buru dan lapar berat maka menu yang satu ini akan jadi andalan. Kaya sekarang ini pas lagi buru buru nyiapin sarapan. Jadilah menu cumi asam manis ini jadi andalan utama.
Oh ya, kalau masak cumi asam manis biasanya saya gak pernah nambahin air. Ini karena cumi akan mengeluarkan air ketika dimasak. Jadi kalau ditambah air yang ada jadinya nanti malah kaya tomyam yang berkuah mirip sop.
Bahan :
Cumi 250 gram
Bawang merah 4 siung
Bawang putih 4 siung
Bawang Bombay 1/2 buah
Daun bawang 2 lembar
Saus cabe 3 SDM
Saus tomat 1 SDM
Kecap manis 1 SDM
Minyak untuk menumis 1 SDM
Cara membuat:
Cusi bersih dan potong-potong cumi. Sisihkan.
Iris-iris tipis bawang merah, bawang putih dan bawang Bombay. Tumis hingga harum.
Masukkan cumi dan lanjutkan menumis sebentar.
Tambahkan garam, saus sambal, saus tomat dan kecap manis.
Masak sebentar hingga cumi berubah warna ( matang).
Ini sebenarnya masakan recycle alias daur ulang. Jadi ceritanya tadi malam goreng tahu tempe dan ayam. Makannya sama sambel kecap aja yang praktis.
Terus pagi ini ternyata masih tersisa 2 potong tempe , 1 potong tahu dan 1 potong dada ayam yang masih ada sayapnya. Tapi sambel kecap nya sudah habis. Mungkin karena gak ada sambel nya kali ya jadilah tersisa beberapa potong ini.
Biasanya kalau masih ada sambel pasti potongan lauk itu bakalan habis. Ini karena memang dirumahku anak-anak suka banget pedes.
Nah karena untuk sarapan tadi aku sudah buat kwetiau goreng, maka potongan-potongan lauk ini akan aku manfaatkan untuk lauk makan siang saja. Masih tetep dengan rasa pedes, jadinya aku buat oseng oseng tempe mercon.
Tapi ya karena ini masakan daur ulang jadi semua bahan yang tersisa aku pake semua. Padahal sebenarnya tempe saja cukup kok. Namanya juga oseng oseng tempe. Iya kan?
Untuk level pedes nya nanti bisa disesuaikan ya. Karena ini namanya juga mercon jadi ya pasti pedes. Disebut mercon juga kan karena ketika dimakan akan terasa meledak di mulut seperti kalau kita mendengar suara mercon.
Bahan :
2 potong tempe dipotong potong dadu kecil
1 potong tahu, dipotong potong dadu kecil
1 potong dada ayam , disuwir-suwir.
50 ml air
2 sdm Kecap manis
10 buah cabe rawit utuh
1/2 buah tomat dipotong potong
1 lembar daun bawang diiris halus untuk taburan.
2sdm minyak untuk menumis
Bumbu yang dihaluskan
3 siung bawang putih
4 siung bawang merah
7 buah cabe rawit merah
1/2 sdt garam
Cara membuat:
Tumis bumbu halus hingga harum.
Masukkan potongan tempe, tahu dan suwiran ayam.
Tambahkan tomat, kecap manis dan cabe rawit serta air.
Hari ini ke pasar niatnya cuma beli cumi. Ternyata ada ikan patin yang
menggoda. Jadilah akhirnya beli satu ekor seharga Rp 10.000. Dipotong potong sama abangnya jadi 5 potong.
Malesnya masak patin itu suka bau amis ya. Jadi pas sampai rumah langsung aku cuci bersih dan dimarinasi pake parutan jahe dan sedikit garam.
Habis itu nyiapin bumbu halus dan akhirnya masak patinnya. Cepat banget kok cuma sekitar 15 menit dan jadilah lauk buat makan siang ini.
Lebaran itu identik dengan aneka hidangan yang cocok dimakan bersama ketupat. Kalau di Solo, kampung halamanku, ketupat baru akan disajikan pada lebaran hari ketujuh atau yang dikenal sebagai "Lebaran Ketupat". Jadi ketika hari lebaran tiba, hidangan yang disajikan justru merupakan hidangan khas Solo.
Salah satu hidangan lebaran favorit di keluarga kami adalah Garang Asem. Ini merupakan hidangan khas Jawa Tengah yang dulunya seringkali disajikan dilingkungan keluarga ningrat. Disebut sebagai hidangan ningrat yang hanya dimasak oleh orang-orang tertentu terutama dari keluarga berada. Ini karena bahan utamanya menggunakan ayam kampung. Pada jaman dahulu yang namanya ayam kampung itu harganya lumayan mahal.
Mengenal Garang Asem
Di Jawa Tengah sendiri, Garang Asem ini juga dikenal sebagai hidangan di beberapa kota. Masing-masing kota memiliki ciri khas sendiri. Seperti misalnya Garang Asem khas Solo memiliki ciri dibungkus dengan daun pisang. Sedangkan Garang Asem yang berasal dari Pekalongan dimasak langsung dalam kuali tanpa menggunakan daun pisang. Garang Asem khas Demak dibungkus dengan daun pisang tapi tidak menggunakan santan.
Garang dalam bahasa Jawa artinya dimasak di atas api. Sedangkan asem adalah ada unsur rasa asam dalam masakan ini. Jadi yang menjadi ciri khas Garang Asem adalah adanya rasa asam dan dimasak diatas perapian. Di Solo sendiri, Garang Asem termasuk hidangan yang sudah langka. Hanya beberapa tempat makan saja yang menyediakan hidangan ini. Seperti misalnya di Pasar gedhe, lesehan sego liwet dan sejenisnya.
Garang Asem ini sendiri rasanya gurih bercampur asam dan pedas. Gurih karena ada santan di dalamnya. Santan yang dikukus nantinya akan mengental dan lembut jika dimakan. Orang Solo menyebutknya dengan nama areh. Rasa pedas tentu saja diperoleh dari adanya cabe rawit di dalamnya.
Sedangkan rasa asam pada garang asam diperoleh dari belimbing wuluh atau belimbing sayur. Namun saat ini di kota besar seperti Jakarta, sangat sulit mendapatkan belimbing wuluh. Jadi belimbing wuluh ini aku ganti dengan tomat hijau.
Ayam yang digunakan untuk memasak Garang Asem juga dipilih ayam kampung. Ini karena daging ayam kampung lebih legit dibanding dengan ayam potong. Hanya saja harga ayam kampung lumayan mahal kalau di Jakarta. Namun penggunaan ayam potong hasilnya tidak seenak ayam kampung karena dagingnya ketika matang tidak legit. Tapi kali ini aku akan mengganti ayam kampung dengan ayam potong So Good.
Berburu Ayam Potong Untuk Hidangan Lebaran
Kemaren itu aku mencoba ayam potong So Good. Ini adalah ayam potong yang sudah dikemas dan bisa dibeli di Supermarket. Aku menemukan ayam So Good ini di Indomaret dekat rumah. Harganya lumayan murah , gak jauh beda dengan ayam potong yang dijual di pasar. Yaitu sekitar Rp 50 ribuan sekilonya.
Awalnya agak ragu membeli ayam So Good ini, karena kalau ayam potong dalam kemasan ini pasti dipotongnya sudah entah kapan. Sementara ayam potong yang dijual di pasar masih segar karena baru dipotong. Hanya saja, sebagai ibu rumah tangga yang jarang-jarang ke pasar aku agak kaget juga pas menjelang lebaran semua kios penjual di pasar antrinya kaya antri sembako gratisan.
Begitu juga dengan kios penjual ayam potong yang gak cuma satu padahal. Di Pasar dekat rumahku, di Johar Baru ada lebih dari sepuluh kios penjual ayam potong. Tapi semuanya penuh dengan ibu-ibu yang antri. Dan aku pun mundur teratur karena malas dengan bau ayam dan lantai becek di pasar tempat kios ayam.
Pilihan pun akhirnya jatuh ke supermarket dekat rumah. Syukurlah freezer tempat penjualan ayam potong So Good masih terisi walaupun jumlahnya tidak banyak. Pilihannya juga hanya tinggal satu yaitu kemasan satu kilogram yang berisi paha dan dada. Padahal sebenarnya ada 3 pilihan ayam potong So Good yaitu :
So Good paha dan dada - Rp 49.000
So Good ayam utuh potong 10 - Rp 49.500
So Good daging Sup Ayam - Rp 24.000
Memasak Garang Asem dengan ayam potong So Good
Awalnya agak ragu memasak Garang Asem dengan ayam potong So Good. Karena waktu itu juga pernah masak Garang Asem pakai ayam potong yang beli di pasar dan hasilnya ayamnya jadi lembek gak legit sama sekali. Sudah gitu rada ragu juga karena kepikiran biasanya ayam potong beku gini bakalan susah dipisahkan dan ketika bisa dipisahkan pasti ada aroma-aroma amis gitu. Tapi ya sudahlah, daripada harus antri di pasar. Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru.
Sengaja memasak Garang Asem malam hari menjelang lebaran. Karena proses masak Garang Asem ini tidak terlalu lama, maka aku bisa memasak setelah buka puasa terakhir. Jadi setelah beli esoknya, ayam potong So Good disimpan dulu di kulkas. Pas dikeluarkan dan dibuka, sebenernya aku agak takjub juga karena :
Potongan ayamnya tidak lengket.
Tidak ada indikasi ayam berbau amis
Ayam masih terlihat segar
Potongan ayam rapi
Memasak Garang Asem ini memang susah-susah gampang. Jika kualitas ayamnya jelek, maka yang dihasilkan adalah opor ayam. INi karena ayam potong biasanya kalau dimasak akan mengeluarkan banyak air. Berbeda dengan ayam kampung yang legit dan tidak berair. Berikut ini adalah bahan dan cara memasak Garang Asem dengan menggunakan ayam potong So Good :
Bahan :
Ayam potong So Good - 500 gram
Daun pisang & lidi untuk membungkus - secukupnya
Minyak untuk menumis - 4 sdm
Santan kental 200 ml dari satu butir kelapa
Bumbu yang dihaluskan :
7 butir kemiri
7 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt garam
1 sdt garam
Bumbu yang diiris :
1 potong jahe besar
5 batang sereh
7 lembar daun salam
5 butir tomat hijau
14 cabe rawit ( sesuai selera)
Cara Membuat :
Tumis bumbu halus hingga harum atau matang
Campur bumbu yang telah ditumis dengan potongan ayam. Aduk hinga rata
Ambil daun, letakkan satu potongan ayam. Tambahkan irisan bumbu
Tambahkan juga santan kental kurang lebih 2 sendok sayur dalam setiap bungkusnya.
Bungkus dan sematkan lidi agar tidak terbuka.
Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga ayam matang
Angkat dan sajikan .
*Catatan :
Garang asem ini biasanya aku masak pada malam hari. Ketika pagi hari akan disajikan aku panaskan dengan cara dipanggang sebentar di sampai agak hangus daunnya.
Tapi Garang Asem ini juga enak langsung dimakan selagi hangat setealh diangkat dari kukusan.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat proses memasak Garang Asem Ayam So Good di video berikut ini :
Garang Asem So Good, ayam potong rasa ayam kampung
Begitu matang dan nyicipin hasilnya, jujur lumayan kaget. Ini karena :
Tekstur daging ayam legit mirip ayam kampung
Tidak mengeluarkan banyak air ketika dikukus sehingga santan bisa menjadi areh dengan sempurna.
Tidak ada rasa ataupun aroma amis sama sekali.
Ini bisa terjadi karena :
1. Daging ayam So Good dijaga kualitas sejak dari pembibitan.
Jadi ayam potong yang disediakan olh So Good berasal dari peternakan modern ayam So Good.
2. Ayam tidak disuntik hormon.
Karena peternakan milik So Good sendiri, maka kualitasnya pun terjaga. Begitu juga dengan perlakuan pada ayam. Di peternakan ayam So Good tidak ada satupun ayam yang disuntik hormon, Sehingga ayam bisa tumbuh dan berkembang secara alami.
3. Ayam So Good dipotong secara halal.
4. Proses pembekuan yang sempurna.
Setelah 4 jam dipotong pada suhu ruangan maka ayam akan membusuk. Nah ini yang seringkali tidak kita ketahui ketika membeli ayam segar di pasar.
Untuk menjaga kualitas kesegaran ayam, maka setelah ayam dipotong dan dibersihkan, ayam So Good akan dibekukan secara sempurna dengan teknologi IQF (Individual Quick Frozen). Teknologi ini akan mengunci 4 kualitas ayam segar yaitu :
Terjaga kesegarannya. Ayam akan beku sempurna dalam waktu 45 menit pada suhu 35 derajat celcius sehingga tidak akan tercium bau amis apalagi bau busuk.
Bergizi tinggi.
Rasa yang enak dan potongan ayam tidak akan lengket satu sama lain. Dengan demikian akan mudah dalam proses memasaknya.
Bersih dari bakteri maupun kuman. Ini karena pertumbuhan bakteri telah terhambat doleh teknologi IQF.
Resep Garang Asem Ayam So Good ini aku ikutkan dalam lomba Kreasi Masak Ramadhan dan Idul Fitri Ala So Good. Kalau kamu mau ikutan juga, ketentuannya bisa dilihat di sini :